Senin, 09 Maret 2009

Seputar Rasa Manis Gula

Mengapa kita mencintai gula?

Kembali ke jaman berburu, gula--biasanya dalam bentuk madu--merupakan komoditi berharga mahal. Rasa manis menyatakan pada jika makanan tersebut aman dan layak dikonsumsi, sementara rasa pahit pada makanan menandakan jika ada kandungan berbahaya atau bahkan racun.

Fakta yang mendukung, tubuh kita ternyata secara genetik diprogram untuk menyukai makanan manis. Ilmuwan baru-baru ini menemukan reseptor rasa manis khusus sangat unik dalam tubuh manusia dan bahkan gen khusus untuk rasa manis.

Bayi baru lahir pun akan menjilat semua yang terasa manis, dan terlepas dari konsepsi salah jika gula membuat anak-anak menjadi hiperkatif, gula berpengaruh pada kadar serotonin pada otak sesungguhnya malah menciptakan efek menenangkan. Dan sendok teh gula bermanfaat lebih banyak daripada obat-obatan; yakni dari penelitian menunjukkan gula beraksi seperti pengurang rasa sakit pada bayi.

Itulah sebab anak-anak menyenangi rasa manis jauh lebih tinggi ketimbang orang dewasa. Sebagaimana manusia berkembang dewasa, jumlah gula yang diasup menjadi berbeda-beda tergantung pada usia, latar belakang etnis dan pengalaman hidup.

Terlalu Banyak Hal Baik

Saat ini yang terjadi, kita menambah gula ke dalam makanan jauh lebih tinggi dari pada leluhur kita. Orang Amerika kini mengonsumsi gula lebih dari 23 sendok teh setiap hari, terutama dalam minuman bergula seperti soft drink. Itu berarti menambah lebih dari 400 kalori setiap hari.

Itulah masalahnya, mengonsumsi minuman bergula secara berlebih juga meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler. Hal itu pun baru saja dipublikasikan oleh Universitas Kalifornia setelah membandingkan kadar trigliserida darah setiap relawan. Meski saat itu riset belum memasukkan faktor kafein dan juga tidak menyebutkan kondisi kesehatan relawan sebelum penelitian, mungkin hasil studi tak dapat dijadikan patokan. Paling tidak itu menjadi hal yang tengah dikaji para ahli secara menyeluruh

Apakah anda pecandu gula?


Sesungguhnya pertanyaan tersebut agak selip, karena seorang tak bisa secara psikologis mengalami kecanduan gula. Manusia dapat sangat intens dalam konsumsi gula dan makanan manis, namun itu bukan kebiasaan berdasar psikologis. Konsumsi gula sangat tinggi, menurut ahli, lebih disebabkan budaya, dan kencenderungan sosial serta individu.

Kunci untuk mengatur makanan bergula--seperti halnya makanan lain--ialah tak berlebihan. Mengawasi kapan dan mengapa anda makan yang manis-manis dapat mengontrol kebiasaan dan menurunkan asupan gula anda.

Menjinakkan Gen Manis Anda

Ini sangat membantu mengetahui dari mana gula dalam tubuh anda berasa. Perhatikan apa yang anda makan; tambahan gula tidak seharusnya berkontribusi sebesar gula dari sumber alami. Jika iya, ada beberapa cara untuk mencapai keseimbangan gula lebih baik seperti yang dituturkan oleh Belly Bytes.

* Baca label dengan seksama. Pilihlah makanan dengan kadar gula paling sedikit (empat gram gula setara satu sendok teh). Waspadai gula dalam bentuk tak terelakkan seperti dalam selai, saus salad dan bumbu-bumbu penyedap rasa.
* Pilih air mineral atau minuman tanpa gula ketimbang soft drink. Batasi jus hanya satu atau dua setengah cangkir saji perhari.
* Cermati nama alias gula. Cari dalam bentuk: gula beet, brown sugar, cane sugar, sirup jagung, dekstrosa, evaporated cane juice, high-fructose corn syrup, madu, maltodextrin, molasses, sukrosa, dan gula tubinado.
* Jangan makan gula ketika anda lapar. Sebagai ganti, nikmati makanan manis setelah makan (perlakukan seperti pencuci mulut) dan nikmati dalam jumlah kecil, akan membuat kita sedikit tergoda.
* Jangan sangkal diri anda. Sebagai ganti tidak mengonsumsi gula sama sekali, kurangilah jumlahnya. Ambil setengah dari jumlah yang biasa anda konsumsi sehingga anda tak harus menderita.


Read More......

Mitos Keliru Seputar Makanan

Apakah anda pernah mendengar orang tua, atau teman anda melarang memakan ini itu karena alasan tertentu? Seperti jangan wanita jangan makan nanas, atau jangan panaskan bayam dua kali karena beracun?

Larangan dan anjuran sering kali dikaitkan dengan dugaan kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Padahal belum tentu semua dugaan itu benar. Alhasil larangan tadi pun menjadi semacam mitos dalam kegiatan santap-menyantap kita.


Kalau larangan lebih kepada anjuran tidak mengonsumsi berlebihan tidak mengapa. Lagipula sesuatu yang berlebihan bukankah tak pernah baik? Apapun bentuk makanan, cara yang benar adalah mengasup dalam porsi tepat dan seimbang

Tapi bila sampai pada anjuran yang melarang sama sekali untuk mengonsumsi, sebaiknya kita lihat lagi apakah itu benar-benar dilarang ataukah mitos semata? Berikut adalah beberapa mitos yang sering muncul di masyarakat Indonesia seputar makanan yang perlu diluruskan.


Semangka tidak boleh disandingkan dengan gula

Tentu saja pendapat ini tidak benar. Apalagi terkait dugaan bisa mengakibatkan kematian. Sangat tidak mungkin. Satu-satunya alasan mengapa semangka sebaiknya tidak dimakan dengan gula atau diolah dengan resep manis adalah karena semangka sendiri sudah manis dan mengandung gula tinggi.



Wanita jangan makan ketimun dan nanas

Makan nanas dan ketimun seringkali dicurigai membuat produksi lendir di alat reproduksi wanita menjadi banyak hingga mempengaruhi hubungan seksual. Betulkah? Sayangnya pendapat ini tidak benar. Pendapat di atas mungkin timbul karena ketimun banyak mengandung air. Tetapi sebaliknya ketimun mengandung magnesium, fosfor dan kalsium. Ketiganya sangat mempengaruhi hormon seks seseorang. Begitu juga dengan nanas yang juga mengandung magnesium, fosfor dan kalsium. Jadi, keduanya tidak mengganggu hubungan seksual, malah meningkatkan libido seksual.

Nanas Mengakibatkan Keguguran

Pendapat ini belum dibuktikan secara medis. Tetapi bagi beberapa orang, nanas bisa menyebabkan gangguan lambung, terlebih asam lambung memang meningkat dikala hamil. Tentu orang yang sensitive lambungnya terhadap nanas, sebaiknya menghindari buah ini dikala hamil. Tetapi bagi mereka yang aman-aman saja terhadap nanas justru baik menyantap buah ini. Tak lain karena nanas mengandung vitamin A dan C serta mengandung enzim bromelin yang baik untuk mencerna protein. Apalagi bila nanas ada pada acar dan beberapa masakan dengan variasi olahan menggunakan nanas, hmm... makin nikmat.
Nasi bikin Gemuk

Bila nasi yang dikonsumsi dalam jumlah banyak memang bikin kegemukan. Tetapi nasi dimakan sehari tiga kali dalam porsi normal, sama sekali tidak bikin gemuk. Nasi adalah karbohidrat. Karbohidrat di dalam tubuh berperan sebagai sumber tenaga. Itu sebabnya nasi tetap diperlukan terutama kalau anda termasuk orang yang pekerjaannya banyak menggunakan fisik. Nasi juga seharusnya mengandung banyak vitamin B hanya kandungan tersebut banyak menghilang di dalam proses produksi.

Sayur bening bayam yang dipanaskan bisa menjadi racun

Bayam, sebetulnya juga sayur hijau lainnya, kalau dipanaskan terlalu lama hingga layu, memang bisa membentuk oksalat yang memicu terjadinya batu ginjal. Jadi walaupun baru sekali dimasak, kalau dimasak sampai layu dan kecoklatan, bayam memang jadi tidak baik lagi bagi kesehatan. Waktu memasak resep sayur bening bayam untuk dua kali makan, sebaiknya resep kuahnya dibagi dua bagian. Hingga yang dipanaskan hanya kuahnya saja.


Terong menyebabkan impotensi

Sebaliknya terong bisa meningkatkan libido seksual karena mengandung fosfor dan magnesium. Patut diketahui juga, terong mengandung saponin. Senyawa ini berperan dalam pembuatan hormon seks pria.



Keju bikin Gemuk

Memangnya berapa banyak keju yang Anda santap hingga menyumbang sekian sentimeter lemak pada tubuh? Tidak perlu menyingkirkan keju asalkan dimakan secukupnya. Keju pun mengandung kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Ingat juga, sebagian besar kandungan gizi pada susu, ada pula pada keju.



Alpukat bikin Gemuk

Buah yang enak ini jangan sering-sering dimakan karena kandungan lemaknya tinggi. Betul juga, tapi lemak yang terkandung di dalam buah lezat ini adalah lemak baik alias HDL. Catat pula, di dalam alpukat juga terdapat biotin, magnesium, seng dan asam folat. Juga mengandung vitamin C dan E yang baik untuk kesehatan kulit kita dan membuat kita awet muda. Dibanding lemak dalam french fries, gorengan, makanan hewani, jelas satu gelas alpukat kocok jauh lebih baik.

Jangan sentuh coklat kalau sedang berdiet

Dark chocolate sebetulnya justru baik untuk kesehatan karena mengandung flavenol yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Tetapi permen cokelat seringkali sarat dengan gula untuk mengurangi rasa pahit flavenol tadi. Nah, ini yang memicu kegemukan. Menurut para ahli cokelat pekat baik untuk mencegah kepikunan dan stres./berbagaisumber/itz



Read More......

Kena asma???? :o berjemur yuk.. :)

Sinar Matahari memang berkah luar biasa. Kekurangan vitamin sinar matahari dapat meningkatkan asma disebabkan polusi udara, demikian peringatan yang dikeluarkan para ahli melalui studi besar terbaru.

Ribuan anak di London ambil bagian dari riset tersebut untuk memastikan apakah kekurangan vitamin D akan memperparah efek polusi terkait penyebab asma.

Penelitian itu menemukan, vitamin D yang dibuat oleh tubuh melalui bantuan sinar matahari dan melalui makanan--dalam porsi kecil--sangat vital bagi perkembangan paru-paru sehat baik terhadap janin saat dikandungan dan masa kecil.

Polusi udara yang tinggi terutama di London bila dibanding tempat lain di Inggris merupakan salah satu kota dengan tingkat polusi tertinggi di Eropa. Polusi dapat memicu asma dan meningkatkan gejala kepada penderita yang sudah mengidapnya.

Kini para ahli di London meneliti lebih dalam terhadap anak-anak East End dimana 18 terdiagnosa memiliki asma untuk mengukur kadar vitamin D dan polutan dalam tubuh mereka. Hasil tersebut akan dibandingan dengan data dari penelitian terdahulu, sebelum Zona Rendah Emisi diperkenalkan lebih luas ke publik, Tujuannya untuk menyingkap apakah kebijakan itu memang efektif meningkatkan kesehatan pernafasan di Ibu Kota Inggris tersebut.

Program penelitian bernama Eksplorasi Kesehatan dan Paru-Paru di Lingkungan (Exhale) tersebut dilakukan oleh tim gabungan dari Pusat Riset Biomedis, Pusat Badan Penelitian Medis Asma, Barts Inggris, dan Fakultas Medis dan Dentis London School


Prof Chris Griffiths dari Barts, berkata, "Kami fokus pada anak-anak karena kerusakan terjadi pada paru-paru mereka akibat polusi udara hampir pasti menetap dan menimbulkan masalah paru-paru di sepanjang hidup mereka. Bahkan kematian usia muda mungkin terjadi,"

Dengan meneliti pernafasan anak-anak dan peradangan paru-paru selama bertahun-tahun serta mengumpulkan informasi umum, Chris meyakini, tim akan mampu menemukan keterkaitan antara masalah kesehatan, keterpaparan terhadap polusi dan peran genetika pada pasien./telegraph/itz

Read More......

Menulis Ampuh Redamkan Emosi

KALIFORNIA--Jika anda menyenangi puisi dan suka menulis, tahukah anda, kebiasaan tersebut ternyata mempengaruhi perkembangan mental dan psikologi diri anda. Demikian hasil peneilitian yang dilakukan lembaga Masyarakat Ilmu Pengetahuan Amerika Serikat, AAAS baru-baru ini.

Menaruh pulpen di atas kertas membantu otak mengatur emosi dan mengurangi perasaan takut dan marah. Peneliti menyatakan,menulis pengalamam pribadi memiliki efek "pencuci perut" karena sebagian otak terhubung dengan pemicu emosi dan aktivitas di sekitar wilayah otak yang berhubungan dengan kontrol diri.

Kualitas dari lirik atau prosa yang dibuat tidak berpengaruh terhadap penulis. Berdasarkan fakta, ilmuwan menduga jika tulisan sedikit membeberkan kesan hidup dan pengalaman akan berpengaruh baik. Sekarang para peneliti berharap mengembang suatu terapi yang mendasarkan penemuan mereka, yang kemudian bisa digunakan untuk menghilangkan ketakutan sosial atau fobia.

Ahli Saraf Universitas California,Dr. matthew Lieberman kemudian memberi nama penemuan AAAS dengan sebutan "menaruh perasaan ke dalam tulisan". Dia menuturkan,mengekpresikan diri lewat tulisan merupakan "pengaturan emosi yang tak disengaja"."Hal tersebut terlihat untuk mengatur kita dalam keadaan sulit," ujarnya.

Masyarakat,dinilainya,meremehkan aturan untuk duduk ketika emosi padahal dibaliknya terdapat manfaat. "Saya pikir, penemuan mengungkapkan alasan mengapa masyarakat menulis diari atau menulis lirik buruk pada lagu, sesuatu yang tidak akan pernah dimainkan di radio," ujarnya.

Dr Lieberman membuktikan keampuhan terapi menulis dengan membaca sekilas 30 otak individu saat mereka menguraikan gambar-gambar menyusahkan. Dia menemukan, menulis akan mengurangi aktivitas amygdala, bagian otak yang terhubung dengan emosi dan ketakutan dan meningkatkan aktivitas bagian depan korteks, pengatur pikiran. Dia menduga, lebih banyak menulis mengenai emosi jiwa akan menurunkan tekanan pada otak dan membangun keseimbangan mental.

Meskipun Lieberman tidak begitu mengerti efek dari terapi menulis namun hal itu telah dibuktikan. "Jika anda bertanya kepada masyarakat kemudian mereka tidak berpikir, menulis akan mempengaruhi pengaturan emosi, tetapi ketika anda melihat otak, baru anda dapat melihat apa yang sedang terjadi," ujarnya.

"Semakin kita menggunakan otak depan, semakin kecil respon amygdala. Terlihat adanya efek dilihat-dan melihat" tambahnya. Dipercobaan lain, menulis dapat digunakan untuk mengawali terapi bagi masyarakat yang takut terhadap laba-laba.

Dengan menulis ketakutan yang mereka miliki akan memiliki hasil berbeda bila dibandingkan dengan masyarakat yang tidak menulis ketakutan mereka. "Kami tidak berpikir bahwa ini merupakan bagian dari aplikasi klinis," ujar Lieberman.

Namun, menurutnya, efek akan menjadi negatif jika menulis terlalu gamblang atau detail karena akan mengingatkan mereka terhadap trauma yang dilalui. " Anda menulis untuk melupakan bukan untuk mengingat," katanya.

Maka dapat diketahui mengapa kadang penulis ditemukan memiliki masalah kejiwaan, karena menulis memungkinkan mereka tetap bereaksi terhadap beberapa masalah emosi.

"Saya sangat yakin itu juga merupakan bagian motivasi mereka untuk menulis," tukasnya. "Anda bisa bayangkan akan jadi apa, mereka tanpa menulis," pungkasnya./telegraph/cr2/itz

Read More......

Mengejutkan, PlayStation Sebabkan Sakit Kulit


LONDON -- Penyakit kulit baru yang disebabkan oleh konsol games telah diidentifikasi oleh ahli penyakit kulit. Kondisi yang disebut PlayStation Palmar Hidradenitis dijelaskan dalam jurnal ilmu penyakit kulit Inggris, British Journal of Demartology.

Para peneliti mengambil kasus yang terjadi pada anak 12 tahun, yang datang ke Rumah Sakit Swiss dengan sakit kulit yang parah pada telapak tangannya.

Anak perempuan itu diketahui sering bermain games. Dia baru bisa pulih kembali setelah 10 hari berpantang main games. Dokter yang merawatnya di Rumah Sakit Universitas Genewa menyimpulkan anak perempuan itu mengalami kondisi yang dikenal dengan idiopathic eccrine hidradenitis.

Cirinya, seperti penyakit kulit pada umumnya yang menyebabkan kemerahan, bengkak pada kulit telapak tangan dan telapak kaki.

Kondisi seperti itu sebelumnya ditemukan pada telapak kaki anak-anak yang ikut dalam aktivitas fisik berat, seperti jogging. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan banyaknya keringat.

Gejala tidak lazim

Untuk penyakit yang hanya mengenai tangan itu sangat tidak lazim, dan pasien yang bersangkutan tidak ikut aktivitas olah raga atau latihan fisik baru-baru ini. Dia juga dilaporkan tidak menderita trauma pada tangannya.

Bagaimanapun, orangtua anak itu mengatakan anak perempuannya baru-baru ini bermain PlayStation selama beberapa jam setiap harinya. Dan dia terus bermain meski sudah mengalami sakit kulit.

Dokter menduga masalah itu terjadi karena genggaman yang kuat dan terus menerus pada pegangan tangan konsol game. Permainan yang menegangkan telah menyebabkan dia berulang-ulang menekan tombol serta berkeringat.

Para peneliti mengatakan, kasus kecanduan games yang menggunakan konsol pernah tercatat sebelumnya, dan gejala awalnya disebutkan berkaitan dengan masalah psikologi. Bagaimanapun, beberapa gejala fisik, seperti sakit otot yang akut dan kaku mulai timbul. Mereka mengatakan PlayStation palmar hidradenitis sekarang harus dimasukkan dalam daftar.

Asosiasi ahli penyakit kulit Inggris, Nina Goad mengatakan penemuan ini menarik dan sebaiknya para peneliti saling berbagi informasi jika menemukan kasus serupa.

“Jika anda khawatir kena penyakit kulit pada tangan anda ketika bermain games, lebih baik anda istrirahat dulu, dan jangan bermain terlalu keras jika tangan anda mulai berkeringat,” kata Nina.

Reaksi Sony

Juru bicara produsen PlayStation, Sony Computer Entertainment Europe Ltd mengatakan; ”kami sungguh yakin video games merupakan hiburan yang legal dimasa lalu seperti menonton film, mendengarkan musik atau membaca buku.

“Sebagai hobby di waktu luang, ada kemungkinan konsekuensinya jika tidak mengikuti akal sehat, saran kesehatan dan petunjuk yang bisa ditemukan dalam buku manual.”

PlayStation diluncurkan pada 1995 dan selama 13 tahun belakangan ini sudah terjual ratusan juta unit.

“Kami tidak bermaksud menganggap kecil penelitian ini dan kami akan mempelajarinya dengan penuh perhatian. Untuk pertama kalinya, kami mendengar ada keluhan.” - bbc/ahi

Read More......

Steven Johnson Syndrome

Beberapa hari yang lalu, diberitakan lebih dari dua orang terkena penyakit Steven Johnson Syndrome (SJS).

Seperti apakah penyakit itu?,, berikut sekelumit tentang penyakit SJS..

Apa itu Sindrom Steven Johnson (SJS)?
Menurut Webster’s New World Medical Dictionary, SJS didefinisikan sebagai Reaksi alergi sistemik (sistemik=menyerang keseluruhan tubuh, pen) dengan karakteristik berupa rash atau kemerahan yang mengenai kulit dan selaput lendir, termasuk selaput lendir mulut. Penyakit ini disebabkan oleh reaksi hipersensitif (alergi) terhadap obat atau virus tertentu.

Apa SJS Berbahaya?
Ya. SJS termasuk salah satu - kalau bukan satu satunya - penyakit kulit yang bisa menyebabkan kematian.
Karena menyerang selaput lendir, SJS bisa menyebabkan komplikasi berupa radang kornea (keratitis), menyerang bagian dalam bola mata (uveitis) bahkan sampai berakibat kebutaan. SJS juga bisa menimbulkan hepatitis (radang hati), nephritis (radang ginjal), perdarahan saluran cerna, arthritis (radang sendi), dan pneumonia.

Bagaimana mengetahui bahwa seseorang terkena SJS?
Ciri utama dari SJS adalah rash atau kemerahan kulit. Kemerahan ini akan timbul dalam bentuk dan ukuran yang beragam. Tempatnya bisa diseluruh tubuh. Dari wajah sampai ginital dan anus pun bisa terkena. Bagian kemerahan ini kemudian akan pecah sehingga kulit bagian dalam terlihat. Ini akan menimbulkan rasa sakit dan gatal pada penderitanya.
Kalau gejala ini muncul dalam 2 minggu setelah mengkonsumsi obat tertentu, biasanya kita akan menganggap bahwa SJS ini muncul karena diinduksi oleh obat tersebut.

Obat apa saja yang mungkin menimbulkan SJS?
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa golongan antibiotik tertentu seperti Penisilin (Termasuk golongannya adalah amoksisilin, ampisilin), lalu ada juga laporan reaksi SJS setelah pemakaian antibiotik golongan sulfa, dan penenang golongan barbiturat (seperti fenobarbital).

Wah, kalau begitu berbahaya ya mengkonsumsi obat-obat tadi?
Penelitian menunjukkan bahwa SJS adalah kasus yang langka. Hanya 1 dari 2000 orang yang mengkonsumsi antibiotik penisilin yang terkena SJS. Karena itu Anda tak perlu takut.

Nah, jika Anda coba memeriksa kemasan obat, pastinya Anda akan menemukan tanda-tanda dengan warna. Apakah maksudnya?
a. Hijau dalam lingkaran hitam:
Obat bebas atau ”obat warung”. Anda bisa membeli tanpa resep dokter.
b. Biru dalam lingkaran hitam:
Obat ini lebih terbatas penjualannya, misalnya hanya di apotek. Anda bisa beli tanpa resep dokter. Namun, Anda harus lebih hati-hati, dengan jelas mengetahui jenis, indikasi, dan efek sampingnya. Anda harus membaca tanda peringatan yang ada, misalnya: obat hanya untuk ditelan, obat hanya untuk dikumur, hanya untuk bagian luar badan, tidak boleh ditelan, dan lainnya.
c. Merah dalam lingkaran hitam dengan tulisan K di dalamnya:
Obat ini adalah obat keras. Anda perlu resep dokter.

Sumber

Read More......

 

Home | Kampus | My Friendster | Posts RSS | Comments RSS | Blog Clasic

kumpulan artikel unik © Template Design by Herro | Publisher : Templatemu